Selamat Pagi. Hari ini Selasa, 16 Januari 2018. Pekan Biasa II. Bacaan Injil: Mrk.2:23-28.
"JANGAN KORBANKAN ORANG DEMI HUKUM"
SOBAT, hari Sabat untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Inilah persoalan yang mau dipecahkan Yesus dalam pertentanganNya dengan orang-orang Farisi, seperti kita baca dalam injil hari ini. Oleh orang Farisi Hukum atau hari Sabat itulah yang paling penting dan harus didewakan dan semua yang lain itu harus menyingkir. Hukum Sabat sebenarnya dalam arti semula adalah " hukum istirahat " bagi manusia, agar dapat berbakti kepada Tuhan. Tapi Orang Farisi sudah menafsirkan lain sekali bahkan amat ekstrim. Bagi mereka Sabat adalah istirahat total sampai-sampai berapa langkah orang berjalan sehari harus dihitung, perjalanan sejauh berapa mil ada aturannya, jam berapa dan berapa kali harus menyalakan korek api dan sebagainya. Dan dengan tafsiran yang amat mendetail itu akhirnya manusia jadi korban. Karena ada juga larangan tak boleh berobat, tak boleh tolong orang karena hari sabat. Bagi Yesus, hari sabat untuk manusia dan bukan manusia untuk hari sabat. Dan inilah sikap dasar bagi peraturan, hukum, kemerdekaan atau kewibawaan. Yang pokok adalah manusia nya. Karena itu di Hari Sabat itu Yesus memilih belaskasih. Orang sakit Dia sembuhkan. Yesus tak mau korbankan manusia demi hukum. Kebebasan inilah yang mau diberikan oleh Yesus. Bagi Dia, manusia jauh lebih berharga. Ada aturan libur, istirahat bukan berarti libur dan istirahat dari pekerjaan berbelaskasih pada sesama.
Marilah Berdoa:
Allah yang maharahim, perkenankanlah kami menerima kekuatan RohMu selalu, agar kami boleh menjadi manusia sesuai dengan cita-cita-Mu.Terimakasih pula untuk hari baru ini. Bimbinglah kami menjalani karya kami hari ini dengan bijaksana seturut kehendakMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga Allah melimpahkan lindungan berkatNya pada kita semua: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar