Kamis, 18 Januari 2018

Renungan: Senin, 15 Januari 2018

Selamat Pagi. Hari ini Senin, 15 Januari 2018. Pekan Biasa II. Injil: Mrk.2:18-22.
"MEMBAHARUI NILAI PUASA"
SOBAT, orang Farisi senang sekali menjumlah doanya, puasanya, amalnya, untuk meninggikan diri di hadapan Allah, sebagai orang beragama yang rajin dan tertib. Karena itu mereka merasa bahkan bagai menuntut bahwa Tuhan harus berkenan pada mereka dan pada jasa - jasanya. Puasa bagi mereka merupakan upacara rituil dimana manusia berlomba memenangkan penghargaan dari Tuhan. Mereka merasakan bahwa mereka telah memberi yang terbaik untuk Tuhan dan Tuhan harus memberi sesuatu kepada mereka. Inilah faham puasa yang ingin diakhiri oleh Yesus. Ia ingin agar orang menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. Jadi bukan pertama - tama prestasi manusia tapi penyembahan dalam kerendahan hatilah yang berkenan pada Tuhan. 
Bagi Yesus yang tentu diharapkan bagi kita orang kristiani bahwa berpuasa lebih sebagai sarana untuk manusia agar dapat menjadi pengikut Yesus yang baik, sarana untuk berprihatin, sarana untuk berbuat silih atas dosa - dosa yang sudah dilakukan agar lebih akrab dengan Dia. Dan inilah anggur baru dalam kantong baru sebagaimana disebut dalam injil hari ini. Berpuasa atau tidak bukan tujuan tersendiri tapi sarana agar lebih erat menghayati hidup bersama Yesus. Agar lebih sehat dan kuat menjalani kehendak Allah.

Marilah Berdoa:

Allah yang mahabaik, kuatkan kami agar selalu berpasrah padaMu, berserah padaMu dan tidak memaksakan kehendak kami agar Engkau mengikuti kehendak kami sendiri. Berilah kami semangat kerendahan hati. Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami bisa menjalankan aktifitas hari ini dengan semangat kerendahan hati agar namaMu dimuliakan. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga kita sepanjang hari ini dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada  https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...