Sabtu, 02 Desember 2017

Renungan: Selasa, 7 November 2017

Pekan Biasa XXXI. Injil: Luk. 14: 12-24. 

"UNDANGAN TUHAN YANG TAK DIHARGAI"

SOBAT,
Yesus sering menggambarkan Kerajaan Allah dengan suatu perjamuan nikah. Kerajaan Allah ditawarkan berupa undangan kepada siapa saja, tapi sering manusia tidak menghiraukannya atau menanggapinya secara sungguh - sungguh dengan berbagai dalih atau alasan. Injil hari ini setidak-tidaknya menunjuk pada dua alasan manusia untuk menolak undangan Allah
. PERTAMA: karena kesibukan untuk mengurus ladang dan usaha dagang. Inti dari alasan ini adalah tidak menanggapi panggilan Allah karena semangat mengejar kekayaan. Tuhan sering kita lupakan karena ambisi akan harta dan kekayaan.
KEDUA: inti alasannya karena baru kawin. Dalih yang disampaikan karena kenikmatan badaniah, sex, minum, berfoya - foya dalam rupa-rupa bentuk. Kenikmatan ini tidak buruk tapi jadi buruk karena menjadi halangan untuk mengikuti undangan Tuhan. Halangan - halangan ini yang sering kita sampaikan secara tersembunyi menjauhkan kita dari Allah. Menolak tawaran Allah, tak menghargai panggilan Allah, sering karena kita terlalu memaksakan kehendak kita yang jadi dan bukan kehendak Allah.


Marilah Berdoa:
Allah yang mahakuasa sumber sukacita, kuasailah selalu hati kami agar tidak lebih terpikat pada hal-hal lahiriah yang membuat kami jauh dari Engkau. Semoga hidup kami selalu terarah pada keselamatan yang datang dariMu.
Terimakasih juga untuk hari baru ini. Bimbinglah kami selalu agar dapat menjalani seluruh aktifitas kami hari ini dengan mengutamakan kehendakMu yang terjadi. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.

Semoga kita hari ini dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...