Sabtu, 02 Desember 2017

Renungan: Rabu, 8 November 2017


Pekan Biasa XXXI. Injil: Luk.14:25-33.

"ORANG MUSTI DUDUK DULU MEMBUAT PERENCANAAN"

SOBAT,
Dalam injil hari ini Yesus minta agar orang musti membuat perhitungan dahulu untuk dapatkan keselamatan. Jalan hidup kita itu tidak boleh hanya dugaan atau tebakan saja sesuai ambisi pribadi. Tidak benar bila diandaikan bahwa keselamatan itu bergantung nasib atau untung-untungan. Orang musti buat perhitungan dengan cermat dan teliti agar p
erjuangannya tidak mandek. Karena itu, dalam hal ini Tuhan yang harus 'menentukan': Ia memberi panggilan hidup menurut rencanaNya. Kalau orang salah pilih ia bisa tak bertemu apa-apa. Tetapi kalau ia memilih taat pada rencana Tuhan, bantuan Allah itu akan mengikutinya, mengalir dan datang pada waktunya. Orang bisa menghitung 'biaya' secara wajar dan benar, bahwa ada tanggungan dan usaha manusia TAPI ada juga bagian yang langsung ditanggung oleh Tuhan. Manusia bisa bekerja, pergi tidur dan bangun, dan Tuhan sendiri memberi pertumbuhan pada hidup dan karyanya. Situasi orang sedemikianlah yang dikatakan injil sudah melepaskan diri dari segalanya karena mendasarkan hidupnya atas panggilan dan rahmat Tuhan. Manusia menanggung segala biayanya tapi Tuhan yang memberi pertumbuhan , kesuburan dan keberhasilannya. Waspada: jangan sampai memilih " proyek" hidup yang keliru.

Marilah Berdoa:
Tuhan yang mahakuasa, kuasailah hidup kami agar selalu mengikuti kehendakMu, kendati banyak pengorbanan yang harus kami tanggung agar hidup kami berselamat.
Terimakasih pula untuk hari baru ini, semoga kami dapat mengisi karya dan tugas kami hari ini dalam kesetiaan kepadaMu. Demi Kristus Pengantara kami. AMIN.

Semoga Allah melindungi kita hari ini dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...