Sabtu, 02 Desember 2017

Renungan: Minggu, 5 November 2017

Minggu Biasa XXXI. Bacaan Kitab Suci: Mal.1:14b - 2:2b,8-10. 1Tes2:7b-9,13. Injil: Mat.23: 1-12.

"LAKUKAN YANG MEREKA AJARKAN DAN JANGAN TURUTI PERBUATAN MEREKA"

SOBAT,
Sangat jelas bahwa Yesus membedakan antara perkataan dan pekerjaan orang Farisi. Yesus menghormati kuasa mengajar mereka tapi dengan sangat tajam Yesus mengkritik perbuatan mereka. Yang mereka ajarkan tidak mereka lakukan. Yesus mau agar ada kejujuran dalam hidup beriman. Tapi itulah ciri khas kemunafikan. Kelihatan khusuk berdoa tapi hatinya penuh dengan keangkuhan, iri hati, motivasi busuk. Berdoa dengan bentuk doa yang mempesona tapi yang dicari adalah hormat manusia dari pada hormat pada Allah. Hubungan yang sungguh - sungguh dengan Allah diabaikan. Orang munafik menipu dirinya sendiri dan membingungkan orang lain. Kelihatan dari sikap dan cara berdoa, sungguh setia pada Allah, tapi ternyata berusaha mencari perhatian untuk dirinya sendiri. Sikap yang dikecam Yesus ini semoga tidak menjadi panutan kita. Karena itu mari selalu bersikap rendah hati, tak menganggap diri lebih penting atau lebih pandai dari orang lain agar tidak jatuh dalam kemunafikan.


Marilah Berdoa:
Tuhan yang mahakudus, Engkau selalu menghendaki agar kami selalu setia dan rendah hati. Bantulah kami menempuh jalan yang benar agar jangan sampai memaksa orang lain melakukan apa yang kami sendiri tidak mau melakukannya. Terimakasih untuk hari baru ini, hari Minggu ini, semoga kami mengisinya dengan karya yang menyenangkan hatiMu dan sesama. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.


Semoga Allah melindungi kita dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...