Minggu, 18 Februari 2018

"YESUS MENGALAHKAN SETAN DENGAN DOA DAN PUASA" (Mrk. 13:12-15)

Selamat Pagi. Selamat Hari Minggu. Hari ini Minggu, 18 Februari 2018. Minggu Pra-Paskah Pertama. Injil: Mrk.13: 12-15.

SOBAT,Yesus yang tidak berdosa didorong oleh Roh masuk padang gurun untuk menghadapi setan, si penyebab dosa. Ia menghadapinya dan mengalahkannya dengan doa dan puasa. 

Setiap manusia hidup, pada waktunya akan mengalami padang gurun, alam geram dan kesepian, suasana kejenuhan, keinginan bebas sejenak, saat dimana manusia mencari kesenangan sesaat, memuaskan perasaan walau sebentar saja, saat lapar akan kesenangan seketika, ambisi dikagumi orang, perasaan tinggi, menang dan bisa menguasai, serta kesombongan. Godaan - godaan seperti ini juga dicobakan pada Yesus untuk menyelewengkan panggilanNya sebagai Mesias. Dalam panas terik, sunyi dan kehausan serta kelaparan padang gurun, kita semua pernah merasakan suasana seperti itu. 
Masa puasa adalah kesempatan melatih mengatasi suasana - suasana semacam itu dalam hidup kita. Puasa dan doa yang terbiasa dilakukan, akan menjamin manusia dapat menghadapi dan mengatasi semua itu. Yesus sendiri tidak membebaskan diri dari tuntutan tubuh manusia, sebab untuk merasakan suasana itu Dia menjelma dan kemudian berpuasa. Yesus tidak makan dan tidak minum, selama Dia dipuaskan oleh makanan utamaNya yaitu melaksanakan kehendak Allah. Inilah inti pokok puasa orang kristiani: berpuasa dalam segala, hanya berdoa dan berusaha agar kehendak Allah terlaksana dalam hidupnya. Orang tidak menciptakan suasana santai yang mengisinkan orang berpuasa tanpa gangguan. Orang berpuasa juga berani bertapa dalam keramaian, berdoa dalam kesibukan kerja, menemukan keheningan dalam tantangan dan godaan hidup. Itulah puasa Kristus, yang kemudian dilayani para malaikat sesudah menyelesaikan perjuangan mengalahkan setan. Biarlah dengan masa puasa ini, kita semua mampu mengalahkan iblis yang menyebabkan kita berdosa selalu.

MARILAH BERDOA:
Allah yang maharahim, berikanlah kami keteguhan iman dalam menjalani masa puasa kami, sebagai kesempatan tepat untuk mengatasi berbagai macam godaan dosa. 
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami dapat menjalani aktifitas hari ini dalam penyertaan berkat Allah yang melimpah. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga berkat Allah melindungi kita dalam seluruh kegiatan dan aktifitas kita di hari ini: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada  https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...