Minggu, 18 Februari 2018

"AKU DATANG BUKAN MEMANGGIL ORANG BENAR, TETAPI ORANG BERDOSA" (Luk. 5:27-32)

Selamat Pagi. Hari ini, Sabtu, 17 Februari 2018. Sabtu sesudah Rabu Abu. Injil: Luk. 5: 27-32.
SOBAT, Yesus datang memanggil orang berdosa, kembali bertobat. Ungkapan ini berbunyi sebagai lagu ulangan dalam injil, diangkat berkali - kali supaya tetap diingat. Dengan dipanggilnya Lewi pemungut cukai menjadi murid Yesus, martabat para pendosa diangkat dalam mata Yesus. Mereka kembali menjadi murid Yesus. Mereka berdatangan pada Dia yang menyelamatkan, mendapat pengampunan, dan menjadi sahabat baik Yesus. Yesus menghadapi manusia - manusia hidup serta merasakan getaran - getaran jiwa mereka. Mereka pun adalah ciptaan Cinta Kasih Allah. Maka Yesus bisa memanggil mereka, si Lewi pemungut cukai, dan mereka langsung berdiri. Inilah panggilan suara yang mencari domba yang hilang, memanggil dengan nama pribadinya, tidak menipu, tidak diragukan, orang mengikut dengan penuh percaya. 
Sepanjang sejarah Yesus memanggil pendosa untuk dijadikan pengikut dan rasulNya. Dia semula juga sudah memanggil Saulus menjadi Paulus, memanggil pendosa Agustinus, pendosa Ignatius dan masih banyak lain lagi. Kita berkarya di masa tobat ini dengan menjaga agar pintu tetap terbuka untuk setiap anak yang hilang, setiap hati yang resah, datang mengetuk, yang mau kembali lagi ke rumah Bapa. 
Mari menjadi rasul - rasul kerahiman Allah, yang suka mencari yang hilang dan diantar kembali pada Allah dan berusaha agar tidak menjadi murid Tuhan yang senang menghalang - halangi orang yang mau bertobat dan menjadi anak Allah kembali. Berusaha menjadi anak Tuhan yang senang melihat banyak orang bertobat dan bukan malah menjadi orang yang senang memanggil orang berbuat dosa, senang menjerumuskan orang lain dalam tubir dosa, dan malah sendiri menjadi sahabat yang setia berbuat dosa.

MARILAH BERDOA:
Allah yang maharahim, undanglah terus kami untuk mengalami hidup berlimpah dalam pelukan cintaMu, dan tak pernah terpisah dari padaMu. Biarkan kami menjadi pewarta tobat yang handal.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami menjalani kegiatan sepanjang hari ini dengan penuh rasa syukur dan berusaha menjadi orang yang selalu berkenan kepadaMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga Allah menyertai kita sepanjang hari ini dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada  https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...