Minggu, 28 Januari 2018

"Kunci Taon", Pusat Paroki Modoinding Adakan Lomba Figura dan Bakti Sosial


Umat Pusat Paroki Sta. Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding hari ini, Minggu (28/1) melaksanakan Lomba Figura dan Bakti Sosial  antar Wilayah Rohani. Lomba yang dikemas dalam bentuk devile mengitari jalan dan lorong di pusat paroki ini dilaksanakan dalam rangka Acara “Kunci Taon”. Sesuai dengan jadwal, pukul 15.00 Wita tampak umat dari beberapa wilayah rohani sudah memadati halaman samping gereja pusat paroki lengkap dengan kostum  figura yang unik dan lucu. Setiap kelompok yang datang langsung mendaftar dan mengambil nomor urut devile yang sudah disiapkan oleh Frater Pastoral, Fr. Cyrill Angelo Tanod, Pr.

Sekitar pukul 15.30 Wita, nampak Pastor Paroki, Pst. Feighty Boseke sudah berdiri di barisan paling depan dan siap untuk membuka acara. Beliau berpesan bahwa acara "Kunci Taon" yang dibuat hari ini diisi dengan Figura dan Aksi Bakti Sosial. Dalam devile, di samping kita menikmati dan saling membagi kegembiraan, kita juga diajak untuk memungut sampah-sampah di sepanjang jalan yang dilalui. Oleh karena itu, sudah diingatkan sebelumnya, setiap kelompok harus membawa karung sebagai tempat menampung sampah yang dipungut.  Menurut Pastor, dengan aksi seperti itu, kita telah mulai menunjukkan sikap solider dan kesetiakawanan kita pada lingkungan dan masyarakat sekitar kita. Sesudah kata-kata pembuka, devile pun dimulai. Kelompok wilayah rohani dilepas satu per satu oleh Pastor Paroki.

Tak terungkap dengan kata-kata raut kegembiraan yang terpapar di tiap wajah umat yang mengikuti acara ini. Mereka tertawa dan saling menertawakan pakaian dan make-up mereka sendiri. Beberapa lelaki mengenakan  gaun perempuan dan berdandan layaknya seorang gadis. Tingkahnya pun, meski kentara dibuat-buat seperti perempuan, tetapi menimbulkan keriuhan orang yang memandang. Mereka terlihat lucu dan menggemaskan. Beberapa lelaki juga tampak mengenakan seragam dari berbagai profesi, padahal sesungguhnya mereka tak berprofesi seperti itu. Ada juga yang mengenakan daster ibu hamil lengkap dengan perut hamil buatan. Mereka juga tak kalah memancing tawa dan kegembiraan orang yang berpapasan.

Kelompok perempuan juga tampil unik.  Ada yang mengenakan seragam bak seorang anak sekolahan yang imut dan manis, padahal aslinya sudah tua bahkan tua renta hehehehe ... Ada yang mengenakan seragam Kaum Bapa padahal aslinya adalah kaum ibu. Ada juga yang berdandan dan bertingkah seperti pemulung. 

Tak mau kalah, kelompok anak dan remaja didandani juga secara berbeda. Mereka tampil mewakili pelbagai profesi dan panggilan hidup. Ada yang tampil bak suster dan pastor cilik. Ada juga yang tampil seperti polisi, tentara dan perawat cilik.

Sungguh, hari ini kegembiraan  tertumpah ruah di setiap jalan dan lorong yang dilalui kelompok figura. Bukan saja mereka yang ber-figura yang bergembira, tetapi masyarakat yang dilewati sepanjang devile juga tak bisa menahan senyum dan tawa gembira mereka saat menyaksikan atau berpapasan dengan peserta devile. Devile berakhir kembali di halaman gereja pusat paroki. Setiap karung sampah yang dibawa oleh setiap kelompok devile dikumpulkan.  Setelah semua kelompok terkumpul kembali, acara dilanjutkan dengan demonstrasi para peserta figuran.

Demonstrasi dari para pria yang berdandan dan berpakaian ala perempuan menjadi penampilan yang mengundang begitu banyak tawa. Mereka dengan penuh percaya diri tampil seperti berada di atas panggung catwalk, berlenggak-lenggok berpasangan seperti sedang dalam lomba fashion show. Tak terbendung tawa riuh dari para penonton. Aksi lucu itu menutup dan melengkapi semua kegembiraan yang tercipta sejak pukul 15.00 Wita tadi. Seperti kata pepatah, mudah-mudahan kegembiraan yang kita ciptakan dan hadirkan bersama hari ini sungguh bisa menjadi payung yang menjaga kita tatkala menghadapi “hari-hari berhujan” dalam perjalanan hidup kita sepanjang tahun ini. Semoga. (sek)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...