Selamat Pagi. Hari ini Jumat, 2 Februari 2018.
PESTA YESUS DIPERSEMBAHKAN DI KENISAH. Bacaan Kitab Suci: Luk. 2:22-40
SOBAT, kita merayakan hari ini Pesta Yesus dipersembahkan di Bait Allah. Tuhan sendiri masuk ke Bait Allah dan mempersembahkan diri. Korban inilah yang membuat korban lain berkenan kepada Tuhan. Bagi orang saman itu datangnya Tuhan ke kenisah Allah memang tidak terduga. Hanya Simeon yang sudah lama menanti, dan Hana yang terus menerus mencari-cari, merekalah yang menemukan dan mengenali Tuhan dalam penampakanNya sebagai anak manusia lemah, sambil membawa korban persembahan orang miskin. Saat menatang Sang Bayi kudus Simeon menyatakan keinginannya untuk berpulang. Karena ia telah melihat keselamatan Tuhan, yang menjadi terang para bangsa. Semua harapannya telah terpenuhi. Inilah kidung lansia yang tidak melihat lagi apa-apa yang masih bisa ditunggu di dunia tapi suatu kerinduan hati untuk bersatu dengan Kristus. Perhitungan, pandangan dan perasaan orang yang mengalami senja bahagia ini, tidak lagi didasarkan pada dunia dan daging, tapi mampu melihat ke keabadian.
Tetapi, mereka yang menginginkan kebesaran dan kemuliaan dunia sulit melihat Tuhan yang dinantikan sudah datang. Keselamatan mereka cari-cari di tempat dan pada waktu yang menurut gambaran mereka sendiri bukan menurut pilihan dan sesuai rencana Tuhan. Demikian terjadi, banyak orang mencari tidak menemukan, yang mengharapkan, tidak mendapatkan kunjungan Tuhan, sebab mereka lebih mencari gambaran sendiri dengan kesemarakan lahiriah, sedang Tuhan datang dalam kesederhanaan anak kecil dan ditandai oleh orangtua yang miskin. Mari berusaha mencintai Allah dalam kesederhanaan hati, karena dalam suasana demikian kita bisa menjumpai Dia dan keselamatanNya.
MARILAH BERDOA:
Allah yang maharahim, perkenankanlah kami untuk semakin hari semakin terbiasa memandang Engkau dalam kederahanaan, bukan dalam kemegahan dunia, yang banyak kali kami prioritaskan untuk dicari dan diharapkan.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga dalam seluruh usaha kami hari ini kami boleh mengalami kehadiranMu yang membahagiakan. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga kita dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar