Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Februari 2018. Pekan Biasa IV. Peringatan Fakultatif SANTU BLASIUS, Uskup dan Martir. Injil: Mrk.6:30-34.
SOBAT, Santu Blasius adalah uskup Armenia yang sangat bijaksana. Di saman pemerintahan Kaisar Lucinius, ia ditangkap, dipenjarakan dan dijatuhi hukuman mati. Di tengah perjalanan ke tempat pelaksanaan hukuman mati itu, dia masih sempat menyembuhkan seorang anak yang tenggorokannya bengkak terkait tulang ikan. Kejadian ini dilestarikan gereja sampai sekarang ini, dimana saat misa para imam dengan lilin Blasius memberkati setiap umat sambil berkata:" semoga karena pengantaraan doa santu Blasius, Allah membebaskan engkau dari penyakit tenggorokan dan dari kemalangan lainnya", Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus . Amin.
Santu Blasius doakanlah kami.
Sobat,dalam injil hari ini dikisahkan tentang Yesus yang mengajak rasul - rasulNya untuk menyepi dan beristirahat sejenak. Bahwa Yesus di tengah segala kesibukanNya masih memikirkan istirahat, ambil waktu tenang, merupakan pertimbangan dalam kepemimpinan yang menyejukkan hati. Ia bukan seorang yang "ketagihan kerja", tapi guru yang baik yang masih memikirkan saat - saat istirahat setelah suatu pekerjaan panjang dan melelahkan. Bagi Yesus, kerja harus diabdikan kepada manusia dan bukan sebaliknya. Sesudah sibuk seharian, sampai tak sempat makan, Yesus 'menjadwalkan' saat libur bagi mereka. Bersama menyingkir ke tempat sunyi dapat berarti mempererat persekutuan, kebersamaan dan persaudaraan, dan bersama mengumpulkan tenaga baru untuk tugas lanjut. Inilah irama kerasulan. Setelah beberapa saat memeras tenaga maka perlu waktu untuk memulihkannya kembali. Istirahat bersama Yesus untuk memberi semangat baru lagi dalam tugas dan karya amat diperlukan untuk memiliki juga mental yang sehat. Yesus sendiri menganjurkannya.
MARILAH BERDOA:
Allah yang maharahim, senantiasalah menyertai kami dengan RohMu agar karya kami setiap hari selalu dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya karena Yesus berada selalu di tengah kami.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Biarlah segala yang akan kami kerjakan hari ini, senantiasa turut menambah sukacita kami. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga kita selalu dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar