Kamis, 07 Desember 2017

Renungan: Kamis, 7 Desember 2017

Selamat Pagi. Hari ini Kamis, 7 Desember 2017. Pekan I Adven. Peringatan Wajib SANTU AMBROSIUS. Injil: Mat.7:21.24-27.

"RUMAH TIDAK ROBOH KARENA DIDIRIKAN DI ATAS BATU"

SOBAT,
Santu Ambrosius lahir di Trier, Jerman. Dulunya ia seorang ahli hukum yang disegani malah sebagai seorang gubernur di Milano. Karena kebaikan dan kepandaiannya ia kemudian diangkat sebagai uskup Milano secara aklamasi oleh rakyat. Rupanya memang bukan suatu kekeliruan mengangkat dia menjadi uskup karena sebagai uskup dia menjadi pembela ulung ajaran kristiani yang benar menghadapi ajaran sesat waktu itu. Uskup Ambrosius jugalah yang membuat Santu Agustinus bertobat, dan dia menjadi seorang dari empat Pujangga Gereja terkenal.


SOBAT,
Injil hari ini berkisah tentang kokohnya iman gereja, iman seseorang, yang dibangun atas karang padas dan batu sendi Kristus, yang menjamin ketahanan sampai kekal. Yang membangun iman tapi hanya menggunakan bahan dunia, sama seperti bangunan yang dibangun di atas pasir yang kemudian hanyut oleh arus zaman. Karena yang dibangun atas dasar bahan dunia, bisa jadi penampilannya mentereng, gagah, indah, fasung, tapi karena fondasinya tak kuat lama kelamaan timbul retak - retak, sesudahnya dasar menjadi goyah dan akhirnya roboh. Tapi yang membangun atas dasar motivasi Kristus dan Tuhan, yang berani bertaruh untuk cita - cita keabadian, maka bangunannya tidak gampang lapuk karena hujan, dasarnya tetap teguh dalam angin badai dan banjir, dan manusia pembangunnya akan menyaksikan di keabadian nanti, bahwa karya dan perbuatannya mengikutinya sampai disana. DAN hanya orang yang perbuatannya diterangi oleh Roh Allah, yang berani menghadapi tantangan zaman, yang dalam karya memilih dan melihat yang sulit, yang sukar, keras bagai padas, ia pasti bertahan sampai ke keabadian. Masa Adven adalah saat menunjukkan keteguhan iman yang tidak gampang hanyut oleh kemegahan dunia, oleh pesta pora, perjudian dan kemabukan, oleh bujukan mengumpulkan harta dunia, tapi harta yang menjamin keselamatan abadi.


Marilah Berdoa:
Allah yang maharahim, kuasailah kami agar tidak hanyut oleh arus zaman yang menjauhkan kami dari cintaMu. Semoga kerinduan kami senantiasa hanya kepadaMu.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami boleh menjalani aktifitas kami hari ini tetap mengarahkan semuanya hanya kepadaMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga Santu Ambrosius mendoakan kami.
Berkat Allah yang mahakuasa melindungi kita semua di tengah aktifitas kita hari ini: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty pada https://web.facebook.com/feighty.yohanes)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...