Rabu, 06 Desember 2017

Peringatan St. Nikolaus (6 Desember 2017)

SOBAT, Selamat Siang. Hari ini Selasa 6 Desember 2016 (kiriman hari ini setahun yang lalu), dirayakan pula secara fakultatif 
PERINGATAN SANTU NIKOLAUS

NIKOLAUS, lahir di Patara, Asia Kecil (Turki) di abad ke empat dari orangtua yang kaya raya. Setelah ditunjuk sebagai uskup Myra di Turki, ia langsung terkenal karena kedermawanannya dan perhatiannya pada orang kecil dan miskin. Harta warisan orangtuanya dimanfaatkannya untuk pekerjaan- pekerjaan amal terutama membantu yang tak berdaya. Ia termasuk orang kudus paling populer, sehingga dijadikan pelindung banyak kota, negara, keuskupan dan gereja. Di gereja barat ia dihormati sebagai pelindung anak-anak dan para gadis miskin. Ketenarannya sebagai uskup yang baik memunculkan banyak cerita indah tentang dia. Salah satu yang terkenal adalah tentang 3(tiga)gadis bersaudara, yang akan dijual bapanya ke tempat prostitusi karna tak sanggup membiayai perayaan pesta nikah mereka. Uskup Nikolaus mendengarnya dan dengan diam- diam melemparkan 3 batang emas besar ke kamar bapa itu lewat jendela kamar. Selamatlah ke 3 gadis itu dan kemudian dapat menikah secara terhormat. Ada lagi, saat terjadi kelaparan di Asia Kecil itu, Uskup Nikolaus berkeliling mencari bantuan sampai negeri jauh. Banyak sekali yang ia dapat. Berkarung-karung gandum. Tetapi beberapa "iblis hitam' bersembunyi untuk mencuri gandum itu. Nikolaus pun menandai karung - karung itu dengan salib, membuat iblis2 hitam itu ketakutan dan anehnya mereka malah berbalik dan menjadi pelayan- pelayan setia uskup Nikolaus. 
Uskup yang suci ini meninggal sekitar tahun 350, tapi kebaikannya tetap dikenang orang di seluruh dunia. Memasuki abad 19, beberapa gereja protestan di Belanda mengangkat kebaikannya itu dan memberi ia julukan : SANTA CLAUS. Ia dijadikan sebagai orang tua yang baik, yang mengantar hadiah-hadiah natal pada anak-anak baik, yang uniknya ditaruh pada sepatu anak-anak yang diletakkan dimuka pintu rumah. Lain lagi di Amerika, para penulis Amerika melihat Nikolaus sebagai uskup yang mengendarai kereta yang ditarik beberapa ekor rusa kutub, dan meninggalkan hadiah - hadiah natal dibawah pohon natal. Apapun ceriteranya, semua bermuara pada pengakuan bahwa SANTA CLAUS melambangkan makna sesungguhnya dari Natal Yesus Kristus yaitu: CINTA dan PERHATIAN KHUSUS pada semua orang miskin di dunia. Natal menandai sikap seorang pengikut Kristus, yang bahagia hati berbagi sukacita dengan mereka yang kecil, miskin, tersingkir, tanpa rumah, makan apa adanya, tak berpunya, mereka yang menderita dan sakit.



Kita mohon doa Santu Nikolaus, agar semangat ini dibaharui lagi dalam hidup kita khususnya dalam masa Adven ini, menyongsong natal. 
Santu Nikolaus doakan kami.
(disalin dari renungan harian Pastor Feighty pada https://web.facebook.com/feighty.yohanes)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...