Pekan Biasa XXIX. Injil: Luk. 12: 13-21.
"MALAM INI
JUGA NYAWAMU AKAN DICABUT"
SOBAT,Realita kematian itu sulit sekali masuk dalam pikiran dan perhitungan manusia. Kalau sekian orang ikut dalam iring-iringan jenasah yang menuju pemakaman, berapa yang menyadari , bahwa itu bakal dialaminya juga? Tak terpikir. Padahal kematiannya sendiri yang mungkin sudah dekat sekali. Hanya soal waktu. Tidak peduli mau senang atau tidak, menyerah atau memberontak, maut 'mengambil' orang pada waktu yang sudah ditetapkan oleh Tuhan. Termasuk bagi orang kaya yang punya panen melimpah dan mau memperluas lumbung-lumbungnya seperti kata injil hari ini. Yesus memberi peringatan khusus pada orang yang seperti ini," waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun orang berlimpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu". Karena itu Yesus banyak menjauhkan diri dari urusan dunia. Karena orang makmur, kaya, paling tidak memperhitungkan kematian. Karena itu, mari berusaha kaya dihadapan Allah. Kekayaan ini tak bakal dirampas orang. Kekayaan itu bukan kita peroleh karena memilikinya, bukan karena menerimanya tapi karena memberi semakin banyak. Harta dunia bukanlah jaminan bagi hidup sejati.
Marilah
Berdoa:
Allah yang mahakuasa, jadikan kami selalu kaya di hadapanMu dan perkenankan
kami menerima anugerahMu serta hidup sesuai dengan anugerahMu itu. Terimakasih untuk hari baru ini, semoga kami menjalani seluruh aktifitas kami
di hari ini selalu mengandalkan Engkau. Demi Kristus Pengantara kami. Amin. Semoga kita selalu diberkati oleh Allah yang
mahakuasa: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar