Jumat, 01 Desember 2017

Renungan: Sabtu, 21 Oktober 2017

Pekan Biasa XXVIII. Injil: Luk.12:8-12.

"DOSA MENGHOJAT ROH KUDUS TAK AKAN DIAMPUNI"

SOBAT,
Oleh manusia, dosa itu tak kelihatan, karena itu banyak kali dianggap enteng. Tapi kenyataannya hal itu sudah menyangkut jalan umat manusia menuju Allah dan akan menentukan untuk hidup kekalnya. Bisa saja orang berkata: " melawan anak manusia, ia akan diampuni" karena manusia tak menyadari terang dan kemuliaanNya, tapi menghojat Roh Kud
us itu tak bisa diampuni karena secara SENGAJA tak bersedia menerima kerahiman Allah lewat penyesalan. Ia menolak pengampunan dosa - dosanya serta keselamatan yang ditawarkan Roh Kudus. Ketegaran hati semacam ini dapat menyebabkan sikap yang tak bersedia bertobat sampai ke kematian dan karenanya dapat menyebabkan kemusnahan yang abadi. Menolak Roh Kudus berarti menolak kebenaran dan kasih Allah, maka tak mungkin diampuni baik di kehidupan sekarang maupun yang akan datang. Maka saat Yesus menerima kita sebagai milikNya dalam pembaptisan, maka kita memperoleh RohNya. "Terimalah Roh Kudus" , itu kataNya. Nah, Kemudian Roh itulah yang mendorong kita untuk pasrah total dalam hidup kita ini. Bila kita tidak memperhatikan bisikan Roh, maka Roh akan kecewa. Kita bisa dikatakan mengusir Roh itu, dan itulah dosa yang paling berat menurut injil. Seperti Pengkhianatan Cinta. Sebab itu, mari tetap menebalkan iman, maju terus tanpa ragu dan takut dan pada waktunya Roh akan bekerja termasuk dalam pergumulan hidup kita, yang 'mungkin' mulai sangsi dengan peran Roh Kudus.

Marilah Berdoa: 
Allah Bapa, berkenanlah menyinari kami agar selalu bisa mengakui anugerah kasihMu. Semoga Roh Kudus mempersatukan kami dalam iman akan Dikau. Terimakasih untuk hari baru ini kembali, semoga kami bisa menjalani aktifitas kami hari ini dalam kesadaran penuh akan tuntunan Roh Kudus. Demi Kristus Pengantara kami. AMIN. Semoga kita senantiasa dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...