Minggu, 03 Desember 2017

Renungan: Kamis, 30 November 2017

Kamis, 30 November 2017. Pekan Biasa XXXIV. PESTA SANTU ANDREAS. Injil: Mat.4:18-22.
"BERANI MENGIKUTI YESUS DENGAN MENINGGALKAN CARA HIDUP YANG LAMA"

SOBAT,
Andreas adalah rasul Yesus. Mulanya dia adalah murid Yohanes Pembaptis. Tapi saat Yohanes Pembaptis menunjukkan Yesus kepadanya dia segera pergi mengikutiNya. Lebih istimewa lagi dia mengajak saudaranya Simon, yang kelak menjadi Petrus, untuk mengikuti Yesus dengan meninggalkan pekerjaan mereka yang sedang digeluti. Andreas menjadi pewarta injil yang ulet dan kemudian ditangkap lalu dibunuh dengan diikat pada salib yang berbentuk huruf X. Karena diikat maka penderitaan Andreas menjadi amat lama sampai menemui ajalnya.

Sobat,
Injil hari ini menceriterakan bagaimana murid - murid pertama dipanggil oleh Yesus untuk mengikuti Dia dan menjadi nelayan manusia. Paling awal yang dipanggil adalah Simon dan Andreas, lalu Yohanes dan Yakobus. Sangat terpesona dengan Yesus, mereka lalu meninggalkan segala - galanya dan mengikuti Yesus. Kita di saat ini memang jadi pengikut Yesus. Tapi mungkin tidak berarti kita harus tinggalkan segalanya, tinggalkan pekerjaan kita. Tetapi semangat para rasul pertama Yesus yang bisa kita jadikan teladan sebagai pengikut Yesus. Bukan dengan meninggalkan segalanya, tapi dengan meninggalkan cara hidup lama kita tetap menjadi pengikut Yesus yang setia. Kita tetap menjalani aktifitas kita saat ini tapi dengan cara baru yang Yesus kehendaki. Kalau selama ini sering suka terlambat, cara barunya adalah usaha untuk datang pada waktunya. Kalau yang kulakukan selama ini adalah kerja yang banyak merugikan orang maka cara barunya adalah usaha untuk jadi berkat bagi banyak orang. Kita tak perlu tinggalkan tugas kita untuk ikut Yesus, tapi menghayati kerja dengan berpedoman pada Yesus dan menjadi abdi yang setia.


Marilah Berdoa:
Allah Bapa, Raja mulia. Rasul Andreas Kau beri tugas mewartakan injil dan membimbing umatMu. Semoga ia mendoakan kami di hadapanMu agar tetap menjadi umatMu yang setia.Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami menjalani aktifitas kami di hari baru ini dalam semangat Yesus PuteraMu yang senantiasa setia pada kehendakMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin. 
Semoga kita menjalani aktifitas hari ini dalam lindungan berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...