Sabtu, 02 Desember 2017

Renungan: Jumat, 3 November 2017

Pekan Biasa XXX. Injil: Luk. 14: 1-6.

"MESKI DITENTANG YESUS TETAP BERKARYA"


SOBAT,
Sekali lagi dalam injil hari ini Yesus menyembuhkan seorang yang menderita busung lapar pada hari sabat meski ditentang para farisi. Yesus berani mengambil resiko, sebab bagi Dia tindakan ini tidak melanggar, karena berbuat kebaikan. Yesus berani bertanggung jawab, dengan menunjuk pada perbuatan normal setiap orang, seperti kalau terjadi kecelakaan anak atau lembu piaraan terperosok masuk sumur, pasti harus ditolong dan ditarik keluar meski hari Sabat. Yesus bermaksud jujur. HatiNya punya perasaan kuat, punya kehangatan cinta yang bisa mendekati dan didekati orang yang punya kehendak baik. Yesus berani maju tanpa takut karena tahu bahwa yang Ia lakukan adalah benar. Ia bebas melakukan kebaikan tanpa menunggu persetujuan manusia, cuma mengandalkan Tuhan yang ada dibelakangNya. Disini Yesus mau menunjukkan betapa pentingnya dalam hidup selalu beriktikad baik. Karena itulah permulaan cinta sejati. Mari selalu singkirkan dari kehidupan kita keinginan untuk selalu punya iktikad buruk terhadap sesama.
  


Marilah Berdoa:
Allah yang maharahim, kami bersyukur karena PuteraMu telah datang menyembuhkan kami. Semoga kami secara sukarela selalu bersedia berbuat baik terhadap sesama.Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami dapat mengisi hari ini dengan melakukan tugas dan karya dengan jujur. Demi Kristus Pengantara kami. AMIN.
Semoga Allah yang mahakuasa melindungi kita selalu dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...