Sabtu, 02 Desember 2017

Renungan: Jumat, 27 Oktober 2017

Pekan Biasa XXIX. Injil: Luk. 12: 54-59.

"MENGENALI TANDA - TANDA SAMAN"

SOBAT,
Biasanya orang tak mau ketinggalan saman. Selalu suka mengikuti samannya. Tapi sedikit sekali orang yang mau MENILAI tanda - tanda saman. Sebab dengan menilai zaman, kita dapat membedakan mana hal - hal pokok dan perlu diperhitungkan, mana yang benar sehingga bisa diterima dan mana yang salah sehingga harus ditolak. Tanda Zaman senantiasa menunjuk pa
da adanya perubahan yang bisa berarti suatu kemungkinan baru, bila dikenali dan dihindari unsur - unsur perusak dan berbahaya. Zaman baru itu membawa unsur - unsur tercampur karena itu 'kebaruannya' belum selalu berarti kemajuan. Orang yang tak bisa berpikir kritis, tidak bisa membedakan unsur yang membangun dan unsur yang merusak pada yang baru itu. Biasanya mereka cuma ikut menyesuaikan diri saja. Tak ada pendirian. Ikut arus saja. Karena itu mengenali tanda - tanda saman selalu perlu untuk memberi ARAH BAIK dan BENAR pada saman baru itu yang sedang bergerak dan mempengaruhi arah dunia. Dan kita semua bertanggungjawab memberi arah pada dunia ini, hingga zaman ini menjadi jalan menuju Tuhan. Bukan menuju kehancuran manusia.
Marilah Berdoa:
Allah yang mahakuasa, semoga kami dapat membaca tanda - tanda zaman yang Kau gunakan untuk menyampaikan sabdaMu kepada kami. Sehingga jalan hidup kami selalu terarah padaMu. Terimakasih untuk hari baru ini lagi. Semoga kami menjalani hari baru ini dengan selalu mengarahkan seluruh kegiatan kami hari ini kepadaMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin. Semoga Allah yang mahakuasa melindungi kita semua dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...