Kamis, 22 Februari 2018

"KEPADAMU AKAN KUBERIKAN KUNCI KERAJAAN SURGA" (Mat. 16:13-19)

Selamat Pagi. Hari ini Kamis, 22 Februari 2018. Pekan Pra-Paskah Pertama. PESTA TAHTA SANTU PETRUS. 
Injil: Mat.16:13-19.
SOBAT, tahun 44, empat belas tahun sesudah kematian Yesus, gereja di Yerusalem mengalami cobaan berat. Satu dari soko guru rasul yaitu Yakobus, putra Zebedeus mati dibunuh raja Herodes dan Petrus sebagai kepala gereja ditangkap. Di masa gawat itu Tuhan mengutus malaikatNya membebaskan Petrus dari tawanan dan dalam kuasa Roh, Petrus mengambil keputusan. Gereja yang goyah saat itu lalu bergerak, menyebar, berpindah tempat, berjuang secara baru. Dalam penganiayaan, membatasi gereja, kini gereja menggalang kekuatan baru dari dalam. Sudah barang tentu, umat dan rasul mencintai kota Yerusalem, kota tempat lahirnya gereja. Tapi Tuhan punya rencana baru yaitu membuka seluruh dunia bagi lapangan kerja. Tuhan "bertindak" dan Gereja harus menjawab dengan tindakan baru pula: lewat Petrus Gereja memutuskan untuk berpindah tempat. Gereja memulai pengluasan, sampai menemukan tempat baru untuk menetap, di Antiokia dan akhirnya di Roma, dimana kota kafir itu harus dibasuh dengan darah para martir dan dijadikan ibukota dan pusat Gereja, dimana Petrus sebagai pemimpin Gereja di dunia berTAHTA. Disana kepada Petrus, Yesus menyerahkan kunci Kerajaan Surga dengan memberi kuasa 'mengikat dan melepaskan', menentukan ketetapan di bidang dogma dan moral, ajaran dan kesusilaan dalam lingkungan gereja. 
Pesta hari ini bermaksud menghormati Petrus sebagai wakil Kristus dan Gembala tertinggi Gereja yang mempunyai kuasa rohani atas semua anggota gereja dan semua gereja setempat. Kuasa yang diberikan Kristus kepada Petrus sebelum naik ke surga. 
Semoga lewat pesta ini, lewat ajaran para pemimpin Gereja, sekali lagi mari menghayati hidup dengan tetap banyak berbuat kebaikan karena akan juga amat menentukan dalam hidup di hari kemudian dan kelak di surga.

MARILAH BERDOA:
Ya Allah, kepada Petrus Engkau memberi kunci Kerajaan Surga. Semoga kami teguh berdiri dan setia pada ajaran para rasulMu agar kelak menikmati kemuliaan surgawi.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Bimbinglah kami menjalani aktifitas kami di hari ini agar kami sungguh - sungguh disebut putera dan puterimu terkasih. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga kita selalu dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa khususnya dalam menjalani aktifitas hari ini: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS
AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Paroki Modoinding, Pst. Feighty Yohanes pada  https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...