Jumat, 01 Desember 2017

Renungan: Senin, 9 Oktober 2017

Pekan Biasa XXVII. Injil: Luk. 10: 25-37.

"ORANG YANG TELAH MENUNJUKKAN BELAS KASIHNYA"

SOBAT,
Kita sekalian banyak kali dituntut untuk berbuat kasih pada sesama. Tapi ukurannya adalah pada kesediaan orang dan seberapa jauh ia tergerak hati. Semua dihitung dari pihak si pemberi yang terkadang masih mudah berat sebelah. Jadi, apabila ada orang sengsara dan menderita sering terjadi "lewat saja dari seberang" karena tidak tergerak hati untuk memberi bantuan (seperti kata injil hari ini). Bukan kebutuhan sesama yang menjadi ukuran tetapi kerelaan si pemberi dan ini bukan ukuran yang dipakai Yesus. Ukuran menolong sesama menurut Yesus adalah kebutuhan sesama. Adalah orang  Yahudi yang sombong itu tergeletak tak berdaya di jalan karena di rampok dan dianiaya. Para pemimpin bangsa dan orang seagama hanya lewat, tapi orang Samaria yang tidak sebangsa, tidak seagama justru menunjukkan belaskasihnya menurut kebutuhan orang yang bersengsara. Maka meskipun sementara dalam perjalanan ia langsung tergerak hati, tak pandang buluh, langsung menolong karena si tak berdaya itu adalah manusia yang butuh bantuan, butuh obat, butuh perban, butuh angkutan, butuh perawatan, butuh tumpangan, butuh uang, butuh jaminan, pokoknya butuh perhatian. Itu semua yang menjadi perhitungan si orang Samaria, kebutuhan sesama yang bersengsara. Inilah contoh belas kasih Yesus untuk SESAMA: kerelaan berkorban dari kepunyaannya, waktu, uang, kendaraannya karena tergerak oleh kebutuhan orang yang tak berdaya itu. Inilah yang menurut Yesus adalah sesamaku.

Marilah Berdoa:

Allah yang berbelaskasih, Engkau mau agar kami menunjukkan bantuan bagi sesama dengan melihat kebutuhan orang menderita tanpa pandang buluh. Bantulah kami agar mudah tergerak hati melihat penderitaan orang lain serta langsung menolong. Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami menjalani hari ini dengan memberi perhatian lebih pada kebutuhan orang lain, apalagi yang menderita. Demi Kristus Pengantara kami. Amin. Semoga Allah melindungi kita dalam menjalani aktifitas hari ini dengan berkatNya berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...