Jumat, 01 Desember 2017

Renungan: Sabtu, 7 Oktober 2017

Pekan Biasa XXVI. Peringatan SANTA PERAWAN MARIA RATU ROSARI. Injil: Luk. 10:17-24.

"NAMAMU TERDAFTAR DI SURGA"

SOBAT, 
Peringatan Santa Maria Ratu Rosari, berawal dari kemenangan menakjubkan bahkan dari suatu mujisat yang terjadi di Lepanto dekat Yunani. Saat itu armada laut tentara Turki mengancam merebut negara- negara di pantai Laut Tengah. Sasaran utama merebut kota abadi Roma. Armada kuat dan agresif Sultan Sulaiman itu sangat besar. Kekawatiran muncul di Eropa termasuk Paus. Dengan keyakinan kuat Paus Pius V menyerukan kepada umat katolik sedunia agar berdoa Rosario menemani armada kecil yang bersiap menghadapi armada Turki yang kuat. Hanya dengan doa Rosario, armada Turki itu akhirnya di pukul mundur. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 7 Oktober 1571. Oleh Paus kemudian hari itu dijadikan sebagai pesta Rosario Suci. 

Saudara, Injil mengabarkan tentang kegembiraan para rasul karena berhasil dalam tugas kerasulannya. Yesus menyatakan bahwa keberhasilan itu adalah buah dari kuasa yang telah diberikan Tuhan, untuk menahan kekuatan musuh hingga tidak ada sesuatu yang membahayakan (ay.19). Karena itu bagi Yesus tetap boleh bergembira tapi tetap menyadari bahwa itu semua karena kuasa Allah sehingga segala hormat dan pujian harus dikembalikan kepadaNya dengan rasa syukur. Itulah yang mesti dibuat manusia atas segala macam prestasi yang didapatnya. Banyak kali kita silau akan prestasi dan lupa bahwa semua adalah karena Allah bukan karena kuat dan hebatnya manusia. Yang penting adalah kesadaran menerima bahwa keberhasilan kita akan diganjar Allah, upah kita ada di surga, bahwa nama kita di catat di surga. Kita perlu dan harus mengoreksi atau mengurangi banyak dari harga prestasi kita, dan lebih berpusat pada harga Cinta di Hati. 

Marilah Berdoa: 
Allah yang mahakuasa kami bersyukur atas segala karuniaMu untuk kami, karena segala sesuatu adalah pemberianMu semata. Semoga kami sekalian selalu menyadarinya. Terimakasih pula atas hari baru ini. Semoga kami mengisinya dengan perbuatan- perbuatan baik dan tetap bersyukur padaMu untuk segalanya. Demi Kristus Pengantara kami. Amin. Semoga kita diberkati dan dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...