"KEBERANIAN MENERIMA KERAJAAN ALLAH"
Allah yang dapat kita bentuk menurut gambaran kita, bukan lagi Allah tapi berubah
menjadi allah - allahan karena kepentingan diri kita sendiri. Kita tidak bisa
" mempermainkan" Allah karena Allah itu harus ditaati. Kalau Dia
menuntut kita mesti taat dan harus menyesuaikan diri. Dan lagi, untuk dapat
mengenali dan menerima Dia, manusia harus bertobat, mengubah cara berpikir. Orang Farisi dalam
injil hari ini, saat melihat Yesus mengusir setan, mencibir Dia. Mereka tak mau
mengakui bahwa Yesus berkuasa. Karena itu mereka mengatakan bahwa Yesus
mengusir setan atas nama Beelzebul penguasa setan. Mereka berdalih karena
mereka tidak senang Yesus bisa berbuat demikian. Mereka tak mau mengakui bahwa
Yesus datang dari Allah. Mereka malah semakin jauh dari Kerajaan Allah dan
kembali dikuasai roh jahat. Mereka dengan sengaja menyerahkan diri pada kuasa
si jahat. Akhirnya keadaan mereka bukan menjadi lebih baik malah jadi lebih
buruk. Sengaja menyerahkan
diri pada iblis, keadaan seseorang menjadi lebih buruk lagi. Karena itu orang
yang sudah mengenal Kristus lalu sengaja meninggalkan Dia, atau demi cari
keuntungan diri, atau takut resiko dituntut maka "keadaan mereka lebih
buruk dari pada yang semula "(bdk. 2Ptr.2:20).
Marilah
Berdoa: Allah yang mahakuasa, berkenanlah menguassi kami semua agar tidak akan pernah
menjauh tapi senantiasa mengakui Engkau Allah yang patut ditaati dan dihormati.
Semoga karenanya kami dikuatkan terus dalam iman dan percaya kami. Terimakasih pula untuk hari baru ini. Berkatilah kami agar dapat menjalani
kehidupan hari ini dalam kesetiaan dan kepercayaan teguh padaMu. Demi Kristus
Pengantara kami. Amin. Semoga Allah melindungi kita hari ini dengan berkatNya
berlimpah: DALAM NAMA BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin kembali dari renungan harian Pastor Feighty Boseke, Pr)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar