Sabtu, 02 Desember 2017

12 NOVEMBER 2017: MISA PENERIMAAN KOMUNI PERTAMA DI STASI TAMBELANG


Hari Minggu, 12 November 2017 umat paroki Sta. Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding, lebih khususnya lagi umat stasi Rex Mundi Tambelang mengikuti perayaan misa syukur penerimaan komuni pertama di gereja stasi Tambelang. Perayaan syukur dipimpin langsung oleh pastor paroki Modoinding, Pst. Feighty Boseke, Pr didampingi Frater Pastoral, Fr. Angelo Cyrill Tanod, Pr. Pastor Feigty menerimakan komuni pertama pada 16 anak dari stasi Tambelang yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Perayaan Syukur yang diikuti oleh seluruh anak calon penerima komuni pertama, orang tua, umat stasi Tambelang dan beberapa undangan berlangsung khyusuk dan khidmad dengan iringan lagu-lagu dari kelompok Laudate Dominum Choir (LDC) pusat paroki Modoinding. 

Pada bagian homili, pastor Feighty dengan gaya dan suaranya yang khas turun dari panti imam, mendekati dan menyapa anak-anak yang duduk di barisan bangku paling depan. Beberapa pertanyaan berkaitan dengan perbuatan baik yang harus dibuat dan perbuatan buruk yang harus ditinggalkan dilontarkan kepada anak-anak dan secara bergiliran anak-anak calon komuni pertama menjawab. Tanya jawab itu berjalan dengan gembira. Tapi ada juga anak yang mungkin karena terharu tidak bisa menjawab dan hanya meneteskan air mata. Saat itu pastor Feighty juga tampak ikut terharu. Matanya terlihat mulai berkaca-kaca. Tapi dengan gaya khasnya suasana menjadi cair kembali dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Di akhir homili, pastor Feighty mengajak dan mendorong anak-anak dan semua umat yang hadir untuk lebih semangat melakukan perbuatan-perbuatan baik yang menyenangkan Tuhan dan sebaliknya meninggalkan perbuatan-perbuatan buruk yang tidak berkenan pada Tuhan.
Usai misa syukur, acara dilanjutkan di bangsal yang sudah disiapkan oleh panitia. Acara di bangsal diawali dengan santap kasih bersama dan dilanjutkan dengan acara rekreatif yang dipandu langsung oleh pastor Feighty. Anak-anak penerima komuni pertama yang masih mengenakan pakaian ala suster cilik dan pastor cilik duduk di panggung yang sudah didekorasi dan disiapkan oleh panitia. Sementara itu Pastor Feighty berdiri di samping kiri mereka, memegang pengeras suara dan mulai memandu acara. Satu persatu anak-anak diminta untuk menyampaikan cita-cita mereka. Beberapa anak lelaki dengan polos mengungkapkan ingin menjadi pastor. Tidak kalah dengan anak-anak lelaki itu, beberapa anak perempuan juga menyatakan ingin menjadi suster. Ada juga beberapa anak yang mengungkapkan cita-cita mereka untuk menjadi perawat, polisi dan tentara. 

Setelah semua anak menyampaikan cita-cita mereka, pastor Feighty kemudian mengajak masing-masing orang tua, secara satu persatu maju ke depan untuk dimintai restu oleh masing-masing anak terkait cita-cita mereka. Pada saat orang tua satu persatu maju ke depan untuk memberi restu kepada masing-masing anak, dengan gaya khasnya yang humoris, pastor Feighty membuat semua umat yang hadir seakan tak berhenti tertawa gembira. Bagaimana tidak, setiap anak dipandu ber-acting sesuai dengan cita-cita mereka saat menjemput orang tua mereka. Anak yang bercita-cita menjadi suster, misalnya, ber-acting layaknya seorang suster dan menjemput orang tua mereka yang terlihat agak "malu-malu"  berjalan naik ke panggung. Tawa para umat tak berhenti di situ. Saat pastor mewawancari anak dan orang tuanya, tawa umat makin menjadi. Bangsal tempat acara menjadi sangat riuh dipenuhi tawa kegembiraan. 


Acara yang dipandu langsung oleh pastor Feighty itu berjalan begitu menarik. Umat terlihat betah mengikuti acara tahap demi tahap. Mungkin karena berjalan penuh humor dan sukacita, tak terasa hampir 2 (dua) jam acara itu telah berlangsung. Kira-kira pukul 15.00 Wita, acara ditutup dengan doa. Selamat untuk semua anak penerima komuni pertama! Salut untuk pastor Feighty yang kuat berdiri hampir dua jam di depan maik memandu acara! dan Terima kasih untuk semua yang sudah terlibat: ketua stasi Tambelang, Bpk. Esry Liwe bersama pimpinan stasi, para pendamping anak-anak komuni pertama, panitia pelaksanana, frater pastoral, seluruh umat dan terlebih khusus terima kasih kepada pastor paroki yang hari ini telah membawa sukacita dan kebahagiaan terlebih sukacita dan kebahagiaan untuk seluruh umat stasi Tambelang. Bene Agere et Laetari! (Berbuat baik dan bersukacitalah) (vt). 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...