"IBU DAN SAUDARA - SAUDARA YESUS"
Ada kesan seakan Yesus tidak mempedulikan IbuNya seperti disampaikan injil hari
ini. Memang musti dikatakan bahwa Yesus tidak mengingkari ibu-Nya, tetapi Ia
menegaskan bahwa bagi Yesus, yang menentukan dalam hubungan dengan ibuNya,
sanak saudara dan muridNya adalah HUBUNGAN BATIN, yang dibuktikan dalam
perbuatan seperti : menghayati ajaranNya dan meresapkannya dalam hidup, lalu
ajaranNya itu dijadikan sebagai pedoman dalam tindakan dan perbuatan. Bagi
Yesus, jika orang sudah melakukan hal ini, ia sudah tidak kurang suatu apapun.
Ia tidak perlu iri kepada orang yang kebetulan sedarah dengan Yesus, hidup
sesaman dengan Yesus atau pernah melihat wajah Yesus. Tidak melihat namun
percaya oleh Yesus dinilai lebih dari pada: karena telah melihat lalu percaya.
Dengan Sabda Yesus kali ini, Ia mau menandaskan bahwa yang penting itu adalah
iman, mendengarkan Sabda dan melakukannya. Yang diinginkan oleh mata, atau yang
menimbulkan rasa puas sebagai manusia, menjadi tidak penting lagi. Keluarga
Mesias berdasarkan darah dan daging, tidak memberi keistimewaan apa-apa dan
tidak menjamin keselamatan. Yang menentukan adalah iman dan perbuatan.
Satu-satunya jaminan keselamatan adalah mendengarkan firman Allah dan
melakukannya.
Marilah
Berdoa:Allah yang maharahim, kehendakMu bagi kami semua adalah agar kami selamat. Semoga kami menjadi manusia yang setia mendengar firmanMu dan tekun menjalankannya dalam perbuatan kami sehari- hari. Terimakasih untuk hari baru ini, terimakasih untuk pemeliharaanMu bagi kami pada malam tadi, dan restui kami menjalani kegiatan kami hari ini dengan berkat Roh KudusMu, agar kami bisa mewarnai seluruh pelaksanaan tugas kami dalam iman kepadaMu. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar