Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 27 Januari 2018. Pekan Biasa III. Bacaan Injil: Mrk.4:35-40.
"SIAPA GERANGAN ORANG INI SAMPAI ANGIN DAN DANAUPUN TAAT PADANYA?"
SOBAT, dikisahkan bahwa Yesus dan murid-muridNya sedang menyeberang danau, dan tiba - tiba dilanda angin ribut serta ombak besar. Murid - murid ketakutan dan membangunkan Yesus yang sedang tidur. Yesus lalu bangun dan menghardik angin dan danau, lalu danaupun menjadi tenang. Lalu, Yesus mengingatkan tentang ketidapercayaan para murid.
Peristiwa badai ini dilihat sebagai renungan untuk mengerti makna tantangan berat yang dihadapi manusia dan bagaimana mengatasi goncangan hidup. Ternyata kalau orang berkali -kali kandas, berkali - kali merasa tak berdaya, risau terus menerus, galau yang berkepanjangan, takut dan cemas berlebihan akan ulah hidupnya, tiba - tiba menjadi ganas dan bergelora marah dengan lingkungannya tanpa pandang waktu, MAKA dia belum serius mencoba mendekati Yesus yang dalam hatinya, dalam hati kita, nampak tidur, tetapi perhatianNya tetap terjaga bagi kita.
Kerap kali yang terjadi, orang atau kita, tidak menyadari bahwa Yesus selalu ada di samping kita. Juga kalau orang merasa berdosa sering tidak percaya bahwa Yesus ada dan memperhatikan kita. Sering kita kurang yakin akan cinta, belas kasih dan pengampunan Yesus. Bahkan mengira dengan jatuh terus dalam dosa, atau belum serius mengatasi dosa, Tuhan seperti membiarkan kita jatuh terus ke jurang kebinasaan. Satu hal yang tak mungkin terjadi. Yesus selalu ada dekat, di samping, merangkul kita penuh kasih berucap:"Jangan takut. Aku ada disini. Bersamamu".
Ungkapan kasih yang memberi peneguhan dan keyakinan. Ungkapan yang meminta kita jangan membatasi kuasa Yesus dengan daya tangkap kita yang kecil dan sempit, seakan Dia tak ada apa-apanya. Dalam merasa takut, cemas, akan bahaya, cemas akan kesulitan yang dihadapi, takut pada beban berat hidup yang dipikul, kita harus menjelajahi hidup dan bertanya-tanya, apakah bukan karena "KURANG PERCAYA" masalahnya pada kita?.
MARILAH BERDOA:
Allah yang mahakuasa dan kekal, berikan kami RohMu, dan kuatkanlah selalu kepercayaan kami. Semoga kami tetap menyadari bahwa senantiasa Engkau ada beserta kami, sehingga kami tak perlu takut.
Terimakasih pula untuk hari baru ini. Semoga kami dikuatkan oleh kehadiranMu yang menyelamatkan saat menjalani seluruh kegiatan kami hari ini. Demi Kristus Pengantara kami. Amin.
Semoga kita dalam menjalankan kegiatan kita hari ini senantiasa dilindungi oleh berkat Allah yang mahakuasa: BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS. AMIN. (disalin dari renungan harian Pastor Feighty Yohanes pada https://web.facebook.com/feightyyohanes.yohanes).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar