Rabu, 27 Desember 2017

Kerja Bakti Penimbunan Serambi Gereja Pusat Paroki Modoinding (Rabu, 20 Des 2017)

Bagian dalam gereja pusat paroki setelah ditehel dan dicat
Hari Rabu, 20 Desember 2017 pukul 14.00 Wita sampai selesai umat pusat paroki Modoinding, lebih khususnya Kaum Bapak Pusat Paroki mengadakan kerja bakti bersama di kompleks gereja pusat paroki. Kerja bakti kali ini difokuskan pada penimbunan serambi bagian kanan gereja paroki yang fondasinya telah selesai dibuat oleh para tukang namun belum sempat ditimbun dan dicor. 
Masa Pst. Aloysius Koraag, Pr 
KBK pusat paroki sedang kerja bakti memindahkan tanah
untuk penimbunan fondasi serambi bagian kanan gereja
Gereja pusat paroki telah mulai dibangun sejak pastor Aloysius Koraag, Pr berkarya di paroki Modoinding yaitu sekitar tahun 2012. Diawali dengan pengumpulan dana dan dilanjutkan dengan pembongkaran  bangunan gereja yang lama. Di atas lahan bangunan lama yang telah dibongkar, kemudian dibangun gereja baru yang lebih luas. Pada masa pembangunan itu, Bpk. Dr. Yoppy Sewow ditunjuk sebagai ketua panitia pembangunan didampingi Bpk. Albert Topit sebagai bendahara.  Bangunan gereja yang baru Didirikan di atas lahan dimana bangunan gereja lama dibongkar. Namun pembangunan gereja belum selesai, pastor Koraag telah habis masa tugasnya di paroki Modoinding.
Pembangunan pastoran pusat paroki di belakang gereja
pusat paroki
Masa Pst. Steivy Motoh, Pr
Pada tahun 2014, terjadi pergantinan pastor paroki. Pastor Koraag pindah tugas ke Paroki Sulubombong, dan pastor Steivy Motoh, Pr diangkat menjadi pastor paroki Modoinding. Pastor Steivy kemudian melanjutkan pembangunan gereja paroki bersama dengan bidang pembangunan paroki. Bidang pembangunan paroki yang terdiri dari Bpk. Yanie Tielung, Bpk. Yulianus Sualang dan Bpk. Rentje Tombeng atas persetujuan pastor paroki membentuk panitia pengumpulan dana yang diketuai oleh Ibu Deity Lumentut.
Pastoran yang sementara dibangun dan garasi yang baru
dibangun di samping pastoran
Setelah dana terkumpul, pembangunan gereja dilanjutkan. Fokus pembangunan pada masa itu yaitu pada plester sebagian dinding gereja, pembuatan panti imam dan dua ruang sakristi. Belum juga selesai pembangunan, masa tugas pastor Steivy di paroki Modoinding telah selesai.
Pembangunan di Awal Masa Tugas Pastor Feighty Boseke, Pr
Bagian dalam gereja
setelah pemasangan
tehel
Pada tanggal 24 September 2017, pastor Feighty Boseke, Pr ditugaskan mengganti pastor Steivy yang masa tugasnya telah selesai sebagai pastor paroki Modoinding. Tidak menunggu lama, pastor Feighty sebagai pastor paroki yang baru langsung action melanjutkan pembangunan gereja di pusat paroki. Dengan penuh semangat pastor men-support umat dan menggalang dana dari begitu banyak donatur yang begitu dermawan dan peduli. 

Gereja pusat paroki tampak dari samping setelah dicat dan
dibuat fondasi untuk serambi
Pembangunan pun dimulai. Dan dalam waktu singkat, gereja pusat paroki telah nampak megah dan indah meskipun masih dalam proses pembangunan. Di awal masa tugas pastor paroki yang baru, dinding gereja diplester, diaci dan dicat. Bagian altar dan bagian dalam gereja ditehel, samping kiri kanan dibuatkan serambi, kaca patri di atas altar disiapkan untuk diganti, dan bagian dalam disiapkan untuk diplafon. 
Para tukang sementara mengecat
bagian belakang gereja
Bukan saja itu, pembangunan gereja pusat paroki berjalan bersamaan dengan pembangunan pastoran dan aula pusat paroki. Pastoran yang dibangun sejak tahun 1990-an saat pastor Haryanto, Pr masih menjadi pastor paroki Tompaso Baru (waktu itu Sinisir masih menjadi salah satu stasi dari paroki Tompaso Baru), nampak memang sudah perlu direnovasi dan atau dibangun kembali menjadi baru. Pastor paroki yang baru menyadari hal itu dan dimulailah pembangunan pastoran beriringan dengan kelanjutan pembangunan gereja pusat paroki. Selain itu, pastor paroki juga melanjutkan pembangunan aula paroki dengan mengecor lantai, membuat panggung aula, memasang tehel, dan membuat WC dan kamar mandi di samping aula paroki. 
Aula pusat paroki yang baru selesai dibangun langsung
digunakan untuk kegiatan Perayaan Kristus Raja
Pembangunan aula sekarang telah selesai. Namun pembangunan pastoran dan pembangunan gereja masih terus berjalan. Dan pada hari ini (Rabu, 20/12) diadakan kerja bakti untuk menimbun fondasi serambi bagian kanan gereja, melengkapi serambi bagian kiri gereja yang telah lebih dulu difondasi, ditimbun dan dicor. 
KBK Pusat Paroki sementara menimbun
fondasi serambi kanan gereja paroki
Tampak para kaum bapak pusat paroki begitu bersemangat dalam kerja bakti ini. Semoga saja semua yang telah dimulai,dilanjutkan dan sementara dibuat dan direncanakan oleh pastor paroki dan seluruh umat paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding bisa berjalan lancar dan akhirnya selesai di bawah perlindungan Tuhan dan dalam naungan doa Sta. Perawan Maria Ratu Rosari. (Sek).   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"KEMBALINYA ANAK YANG HILANG" (Luk.15:1-3, 11-32)

Selamat Pagi. Hari ini Sabtu, 3 Maret 2018. Pekan Pra-Paskah Kedua. Injil: Luk.15:1-3, 11-32. SOBAT, dalam Kitab Suci, perump...